Banyak trader pemula melihat harga forex bergerak naik dan turun seolah acak. Padahal, setiap pergerakan selalu memiliki sebab. Harga tidak bergerak karena garis indikator, melainkan karena keputusan manusia dan institusi besar yang saling berinteraksi.
Harga Bergerak Karena Supply dan Demand
Inti dari pergerakan harga forex adalah keseimbangan antara permintaan dan penawaran mata uang. Ketika permintaan terhadap suatu mata uang lebih besar daripada penawarannya, harga akan naik. Sebaliknya, ketika penawaran lebih dominan, harga akan turun.
Namun di pasar global, supply dan demand tidak berasal dari satu pihak, melainkan dari ribuan institusi yang bertransaksi secara bersamaan.
Peran Pelaku Besar dalam Pergerakan Harga
Bank besar, hedge fund, dan institusi keuangan tidak masuk pasar dengan lot kecil seperti trader ritel. Mereka membawa volume besar yang mampu menggeser harga secara signifikan.
Karena ukuran transaksi mereka, institusi tidak bisa masuk pasar secara instan. Mereka membutuhkan area harga tertentu untuk mengakumulasi posisi. Inilah sebabnya harga sering bergerak lambat, berputar, lalu tiba-tiba melesat.
Mengapa Harga Sering Terlihat Tidak Masuk Akal?
Harga sering bergerak berlawanan dengan ekspektasi trader pemula karena perbedaan sudut pandang. Trader ritel fokus pada pola kecil, sementara institusi fokus pada area likuiditas.
Pergerakan tajam yang terlihat seperti manipulasi sebenarnya adalah proses pencarian likuiditas. Pasar bergerak ke area di mana order paling banyak tersedia.
Pengaruh Berita dan Sentimen Pasar
Rilis data ekonomi seperti suku bunga, inflasi, dan data tenaga kerja dapat mengubah persepsi pelaku pasar secara cepat. Bukan angkanya saja yang penting, melainkan apakah hasilnya lebih baik atau lebih buruk dari ekspektasi.
Sentimen pasar sering kali lebih kuat daripada data itu sendiri. Inilah mengapa harga bisa bergerak ekstrem meski data terlihat “biasa saja”.
Dari Pergerakan Harga ke Analisa
Memahami bagaimana harga bergerak adalah pondasi sebelum menggunakan indikator atau strategi apa pun. Tanpa pemahaman ini, analisa teknikal hanya menjadi aktivitas menebak arah.
Pada modul berikutnya, kita akan masuk ke cara membaca chart forex dan memahami bahasa visual pasar.